Sabtu, 07 Mei 2016

maaf.. 
maafkan aku yang telah lancang mencintai pria lain selain dirimu.. 
maafkan aku yang tak bisa sabar menanti dirimu yang sedang menuju kearahku..
maafkan aku yang telah mengkhianati hatimu nan sesungguhnya hanya Allah selipkan namamu di lauhul mahfudzKu.. 
sungguh ku hanya bisa menerka-nerka
dengan sedikit meraba bila ada sedikit cahaya datang tiba-tiba..
cahaya itu datang, kuharap bisa semakin terang namun kenyataannya tak nampang terang malah semakin memudar.. 
ku harap cahaya itu adalah engkau, engkau yang ada di lauhul mahfudzKu. 
namun aku tak berhak berkata IYA ataupun menolak dengan kata TIDAK.. 
karena ku yakin bahwa Allah akan menghantarkan dirimu kepadaku.. 
tidak sekarang mungkin, namun ku percaya kita akan di pertemukan.. 
semoga kau bisa tetap menjaga hatimu, sebagaimana kerasnya perjuanganku dalam menjaga hati yang rapuh tanpamu ini.. 
maaf apabila kedatangan jodoh orang lain di hidupku hanya membuatmu terluka.. 
sungguh itu hanyalah perkenalan demi menemuimu, sang pangeran lauhul mahfudzKu.. 
tetap semangat dalam berjuang menemuiku,ya.. 
maafkan aku yang suka menerka-nerka nakal cenderung bodoh ini demi mengetahui siapakah engkau wahai pemilik tulang rusuk bengkok ini.. 
la tahzan, innallaha ma'ana :) 



salam sayang, permaisuri lauhul mahfudzMu.. 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar